keluarga-makan-bersama

Mau Anak Lebih Tenang dan Fokus? Jangan Skip Satu Rutinitas Kecil Ini

Sarapan bukan sekadar soal perut kenyang — ini soal masa depan anak.Lewat satu kebiasaan sederhana setiap pagi, anak bisa memulai hari dengan mood stabil, pikiran jernih, dan energi penuh. Tapi ketika sarapan dilewatkan, efeknya tidak main-main: anak jadi lebih murung, sulit fokus, mudah tersulut emosi, bahkan kehilangan semangat belajar. WHO menegaskan, asupan gizi pagi hari…

Tampilkan lebih

Mengapa Penilaian yang Salah Dapat Menghambat Potensi Anak?

Pernahkah Anda merasa tidak cukup pintar hanya karena sulit memahami sesuatu yang mudah bagi orang lain? Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Sama seperti ikan yang tidak dirancang untuk memanjat pohon, setiap anak juga memiliki potensi unik yang tidak bisa diukur dengan cara yang sama. Dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari, kita sering kali menilai kecerdasan…

Tampilkan lebih

Fenomena Semantic Satiation, Dimana Kata Perlahan Kehilangan Maknanya

Pernahkah Anda menggunakan kata viral seperti “fyp”, “gaskeun”, “santuy”, “otw”, atau “bestie” yang awalnya terasa keren dan membuat Anda merasa up-to-date? Namun, setelah mengulanginya terus-menerus, kata tersebut mulai kehilangan daya tariknya dan terasa biasa saja. Fenomena ini disebut semantic satiation, di mana sebuah kata kehilangan maknanya ketika diulang terlalu sering dalam waktu singkat. Fenomena ini…

Tampilkan lebih
self-concept

Pentingnya Konsep Diri untuk Pertumbuhan Anak

Apakah Anda pernah melihat anak yang ragu-ragu saat diminta maju ke depan kelas atau sulit bergaul dengan teman-temannya? Fenomena ini sering kali berakar dari konsep diri yang belum terbentuk dengan baik. Konsep diri atau self-concept adalah cara seorang anak melihat dan memahami dirinya sendiri. Sejak kecil, anak-anak sudah mulai membangun gambaran ini, yang nantinya akan…

Tampilkan lebih

Apakah Hal Penting ini Hilang dari Sistem Pendidikan Kita?

Mengapa orang kaya semakin kaya? Salah satu jawabannya, menurut Robert Kiyosaki dalam bukunya Why the Rich Are Getting Richer, adalah cara mereka memandang kesalahan. Dalam dunia pendidikan tradisional, kesalahan sering kali dianggap sebagai kegagalan. Alih-alih dijadikan bahan pembelajaran, kesalahan dihukum, membuat siswa merasa malu, tidak percaya diri, dan takut mencoba hal baru. Sayangnya, pendekatan ini…

Tampilkan lebih
Back To Top